Organisasi kemahasiswaan Technology Computer Study Club (TCSC) yang sudah berumur 10 tahun terletak di daerah Lembang Majene telah melaksanakan kegiatan duduk bersama bagi seluruh anggota keluarga TCSC untuk merefleksi dan juga sebagai pertemuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama anggota TCSC sebagai budaya semenjak didirikannya organisasi ini dengan semangat kekeluargaan (palluluareang).
Kegiatan mulai dibuka pada pukul 20.58 wita di Sekretariat TCSC pada 31 Desember 2019 (malam pelepasan akhir tahun) yang dihadiri beberapa pendiri (angkatan pertama) dan pembina TCSC bapak Arham, S. Kom untuk memberikan penjelasan tentang sejarah perjalanan TCSC dan dinamika yang telah terjadi di dalam semboyang TCSC. Tema dalam kegiatan ini "melalui Tahun Baru dengan menumbuhkan Cinta dan Loyalitas dalam diri setiap Kader menuju TCSC yang lebi baik. Dalam penyampaian Ketua panitia (Yusuf) "mari tumbuhkan rasa cinta dan loyalitas terhadap organisasi karena organisasi ini memiliki banyak beragam karakter dan skill masing-masing untuk bisa kita satukan dalam mengembangkan TCSC".
Dokumentasi pembukaan kegiatan
refleksi akhir tahun (selasa, 31/12/2019)
Pak Arham,S.Kom (selaku Pembina) menyampaikan "meskipun jarang berkunjung ke Sekretariat, tetapi saya terus memantau setiap progres TCSC dan mensupport berbagai kegiatan yang dilakukan". Beliau berharap untuk terus menggali ilmu-ilmu kepada senior-senior yang ada di TCSC serta dapat memgembangkan potensinya masing-masing.
Kemudian, penyampaian Heffi Adrian (perwakilan penasehat TCSC) mengatakan bahwa "kita harusnya mempunyai semangat yang luar biasa untuk menggapai gebrakan nantinya, kami tidak pernah lepas dalam rantai untuk tetap berkomunikasi dan mengembangkan lembaga ini. Kami berharap bahwa kita dapat membangun cabang-cabang di berbagai daerah seperti Polewali, Mamasa, Pasangkayu dan Jogja. Apalagi kita sudah memiliki kader-kader TCSC di daerah tersebut. Tetapi, satu kunci yg harus dipegang adalah bahwa kita harus konsisten dan loyal terhadap lembaga ini". Selanjutnya, Ketua TCSC (Muh. Aslan) juga menyampaikan "bahwa tema yg diusung panitia memberikan makna bahwa kader harus sadar mengenai keloyalitasan dan kecintaan terhadap organisasi".
Dokumentasi duduk bersama kader TCSC
(Rabu, 1 januari 2020 pukul 1.30 Wita)
Dalam momentum duduk bersama (Mekkoro Siola-ola) ada banyak hal yang dievaluasi, mulai dari lembaga sampai pada individu kader, pengurus dan seluruh anggota. Hal ini dilakukan semata-mata agar TCSC tetap dapat berdiri kokoh dan lebih berkembang lagi dari yang sebelum-sebelumnya. Kemudian TCSC di tahun 2020 harus bisa mandiri dalam mengambil keputusan dan lebih percaya diri membawa TCSC untuk menerobos tantangan era baru. Beberapa saran dan kritik yang telah dilontarkankan serta mengevaluasi program-program dan berharap dapat direalisasikan di tahun 2020 nantinya.




